1. Analis Laboratorium Yang pertama, Kamu bisa memilih karir sebagai seorang analis laboratorium. Anak Kimia mungkin terlihat tipe introvert yang suka belajar dengan berbagai buku tebal termasuk berkutat di laboratorium. Ya, salah satu jenis pekerjaan yang bisa Kamu dapatkan setelah lulus memang menjadi analis laboratorium. Ini mencakup studi struktur molekuler obat-obatan, proses sintesis obat, dan teknik analisis kimia yang digunakan untuk menguji keaslian dan kualitas obat-obatan. 2. Farmakologi. Prospek Kerja Jurusan Farmasi. Berikut prospek kerja jurusan farmasi yang umum dijumpai: 1. Farmasis di Apotek dan Rumah Sakit Lulusan dari Jurusan Analisis Kimia dibutuhkan di berbagai bidang, seperti industri pengolahan makanan dan juga minuman, farmasi, kosmetik, pertambangan, pengolahan air, pengolahan limbah, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, jurusan ini juga mempunyai prospek kerja yang sangat luas. Prospek kerja yang kelima adalah tenaga pendidik. Jika Kamu memang suka mengajar atau mengabdikan diri di dunia pendidikan, kamu bisa menjadi seorang guru atau dosen. Pada profesi ini kamu akan berpeluang mendapatkan gaji sekitar Rp5.000.000 per bulan belum termasuk tunjangan dan insentif. 6. Analis Kredit. Prospek kerja yang keenam adalah Materi kimia analisis yang dipelajari di jurusan analisis kimia adalah tentang prinsip-prinsip analisis kimia, instrumen analisis kimia, serta aplikasinya dalam berbagai bidang seperti industri, lingkungan, farmasi, dan lain-lain. Kz1Z2.

prospek kerja jurusan analis kimia